Cara Memulai Bisnis Waralaba Sendiri

Cara memulai bisnis waralaba – Sistem bisnis yang saat ini banyak dijalankan oleh para pelaku bisnis di Indonesia Adalah Waralaba. Bisnis waralaba ini biasanya juga disebut dengan franchise. Tidak seperti waktu beberapa tahun yang lalu, waralaba hanya dijalankan oleh perusahaan – perusahaan besar saja, sekarang ini model bisnis waralaba ini banyak dilakukan oleh para pelaku usaha kecil dan menengah atau UMKM.

Bisnis franchise merupakan salah satu strategi yang dilakukan oleh pemilik usaha untuk mengembangkan bisnisnya yang sudah terbukti telah menguntungkan. Hal tersebut dilakukan biasanya karena keterbatasan sumber daya finasial pemilik usaha (franchisor) dalam upaya untuk melebarkan bisnisnya.

Sifat model bisnis ini adalah dengan menduplikasi dari bisnis sebelumnya yang dipercaya memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi disbanding dengan bisnis konvensional biasa.

Untuk merencanakan mendirikan bisnis waralaba dari langkah pertama saat memformulasikan konsep sampai membangun bisnis yang memiliki badan hukum, akan kami jelaskan disini.

Langkah pertama mendirikan usaha bisnis waralaba sendiri adalah sebagai berikut:

Tentukan pilihan Jenis usaha yang akan dibuat sebagai bisnis waralaba

Cara memulai bisnis waralaba - Tentukan jenis usaha

Langkah pertama kita harus menentukan jenis bisnis waralaba apa yang akan kita jalankan, seperti hak sewa brand / merek, ataupun perpindahan asset usaha dan hak tempat usaha. Misalnya, apakah bisnis waralaba yang kalian punya hanya menewarkan sebatas orang lain (franchisee) untuk dapat menggunakan brand kita atau mewajibkan franchisee untuk membeli produk kita juga.

Kita dapat menawarkan paket waralaba usaha yang meliputi manajemen usaha, tempat usaha, bahan baku, perlengkapan usaha, dan lain – lain. Usahakan membuat sistem yang tidak menyulitkan orang lain saat akan berkerjasama dengan kita.

Membuat Analisa Kelayakan Usaha

Analisis kelayakan usaha

Buatlah analisa kelayakan usaha yang akan kita jadikan sebagi bisnis waralaba. Hal tersebut bisa dilakukan antara lain yaitu membuat proyeksi keuangan dengan mengkalkulasi perhitungan modal awal dan perhitungan balik modal ketika saat pertama usaha tersebut beroperasi. Semakin singkat waktu balik modal yang dikeluarkan, tentunya akan banyak yang berminta orang untuk membeli bisnis waralaba Kita.

Estimasikan juga seberapa tahan lamanya usaha yang Kita tawarkan, dengan tujuan busaha kita dapat berjalan berkelanjutan. Lakukan analisis SWOT terhadap bisnis tersebuat sehingga dapat ketahui factor atau hal apa saja yang mempengaruhi usaha Kita yang membuat tidak akan jalanya bisnis waralaba atau franchise.

Hal tersebut akan memperkecil resiko – resiko mungkin akan membuat para mitra akan merugi dan imbasnya akan terkena pada usaha bisnis waralaba yang kita miliki.

Diperlukan juga ide kreatif dan inovasi yang konsisten agar bisa mengikuti dinamika dunia usaha dimasa yang akan datang.

Mendaftarkan Brand/Merek Usaha

Dagtarkanlah brand usaha ke Ditjen Kekayaan Intelektual (DJKI). Sehingga brand atau merek Kita dapat dilindungi dari plagiat yang mungkin terjadi kedepanya. Mendaftarkan brand anda ke Ditjen Kekayaan Intelektual (DJKI) merupakan hal yang sangat penting.

Buatlah Standar Operasional Prosedur (SOP)

franchisor  - standard operating procedure

Setiap bisnis franchise itu memiliki SOP (standard operating procedure ), SOP ini biasanya sangat mendetail tentang semua urusan operasional bisnis sehingga nantinya akan mempermudah mitra dalam menjalankan bisnis waralaba tersebut.

Standar Operasional Prosedur (SOP) biasa meliputu seperti cara Akuntansi keuangan, penyimpanan bahan baku, produksi, distribusi, pemasaran, sumberdaya manusia, cara menangani konsumen, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Kita sebagai franchisor bisa menjual franchise dengan kualitas yang terjamin, selain itu juga untuk mempermudah partner/mitra selaku Franchisee dalam menjalankan usaha.

Membuat Perjanjian Untuk Mitra dalam Menjalani Usaha Waralaba

memulai bisnis franchise - membuat perjanjian

Perjanjian kemitraan pada bisnis waralaba umumnya sama halnya seperti pada perjanjian usaha lainya. Dimana di dalam perjanjian itu memuat kesepakatan dan untuk mengatur peran Tiap tiap pihak. Perjanjian itu dibuat untuk mengatur wewenang dan tanggung jawab antara pemilik waralaba dengan mitra bisnis franchisee. Di dalam perjanjian tersebut juga mengatur bagaimana cara melakukan pembayaran bagian usaha, pembagian besar pendapatan, hingga setelah kerjasama usaha waralaba ini selesai diantara kedua pihak.

Membentuk Tim Manajemen

Manajemen merupakan bagian terpenting lainya dalam bisnis frenchise yang sebaiknya dibentuk diawal. Hal ini dikarenakan biasanya para franchisee yang berkerjasama memandang bahwa mereka seperti investor, sehingga tanggung jawab manajemennya ditumpukan kepada franchisor atau pusat.

Saat berjalanya usaha waralaba atau franchise, Anda diperlukan untuk memberikan bantuan manajemen kepada para mitra waralaba. Misal dari untuk supply bahan baku, foto produk, cara pemasaran online dan lain sebagainya.

Diawal kerjasama berjalan antara franchisor dan frachisee, kita harus memberikan dukungan manajemen kepada mitra waralaba, seperti suplai bahan baku, alat promosi, cara pemesaran online dan lainnya.

Buat Bisnis Waralaba Anda Berbadan Hukum

Untuk cara membuat bisnis waralaba dari awal ini anda diharuskan membuat PT atau CV terlebih dahulu untuk memperkuat bisnis waralaba anda berbadan hukum yang terdaftar di pemerintah.

Strategi Pemasaran Bisnis Waralaba

Cara memulai bisnis franchise - pemasaran

Setelah melakukan semua langkah – langkah diatas, maka kini saatnya Kita melakukan launching produk dan marketing plan bisnis waralaba kita. Kita dapat memasarkannya melalui offline ataupun dengan secra online. Secara Online kita bisa menggunakan sarana media sosila ataupun dengan membuat website yang menampilkan informasi lengkap tentang bisnis kita serta menampilkan promosi penawaran kerjasama franchise.

Dan tentunya sudah pasti anda harus memberikan promo ataupun penawaran yang sangat menarik agar bisa menarik banyak minat para calon mitra.

Pengawasan Para Mitra Untuk Peningkatan Usaha Waralaba

Saat usaha bisnis waralaba kita telah memiliki franchisee dan telah berjalan, Kita selalu harus melakukan pengawasan terhadap para mitra franchise. Dengan melakukan pengawasan kepada mitra bisnis waralaba, dengan memastika bahwa usaha bisnis waralaba anda berjalan sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Selain itu dengan fungsi pengawasan kita dapat langsung menangani permasalahan dan kendala yang dihadapi para franchisee dalam menjalankan usaha.

Semoga artikel Cara memulai bisnis waralaba ini dapat bermanfaat untuk Anda , terutama yang sedang ingin memulai mewaralabakan bisnisnya.Terimakasih.

Previous Post
Next Post
error:

BERLANGANAN GRATIS

Dapatkan info bisnis terupdate posbisnis.com